Bravo buat Kepolisian

Aparat kepolisian pada masa kampanye ini memang patut diasungi jempol, karena mereka denga tegas memperlihatkan bahwa mereka tidak akan main – main lagi degnan para simpatisan yang katanya sdang merayakan pesta rakyat ini.
Di media massa, terutama media elektronik, kita melihat kinerja kepolisian yang menilang para simpatisan saat mereka sedang berbondong –bondong ingin menghadiri kampanye terbuka / Rapat umum terbuka.
Dengan tanpa ampun aparat menghentikan arak – arakan kendaraan bermotor yang jumlahnya mungkin lebih banyak dari para personil kepolisian sendiri. Tapi tetap dengan semangat menegakkan hukum, para simpatisan itupun dituntut untuk menunjukkan surat kendaraan mereka. Apabila tidak bisa, maka sangsi yang sudah menunggu adalah tilang. Tidak berhenti pasa pemeriksaan surat saja, meliankan juga atribut kendaraan yang tidak lengkap juga menjadi sasaran pemeriksaan aparat.
Ini bisa menjadi shock therapy bagi para simpatisan partai yang inginugal – ugalan serta tidak lagi memperdulikan kenyamanan warga lainnya. Para simpatisan ini hanya ingin menunjukkan ke-arogansiannya sendiri, seolah-olah tidak ada yang berani ketika mereka sudah berteduh dibawah bendera partainya.
Lain halnya dengan kerusuhan di tiap kampanye/rapat umum terbuka, yang tentu saja sering terjadi. Dengan sigap aparat mampu menenangkan massa untuk tidak tersulut emosinya serta iklim damai dalam Pamilu kali ini bisa terbawa sampai akhir masa kampanye.
Salut sekali lagi bagi aparat. Semoga saja hal ini semakin ditingkatkan.

Tinggalkan Balasan